21.10.15

MOTIVASI DALAM MENCAPAI PRESTASI



MOTIVASI DALAM MENCAPAI PRESTASI

Jati Pramono & Muji Pambudi
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

1.    Pada kesempatan ini izinkanlah kami berbagi ilmu dengan tema Motivasi Dalam Berprestasi. Tujuan dari presentasi kali ini adalah 1. Peserta memahami pentignya motivasi dalam mencapai suatu prestasi; 2. Peserta menumbuhkan motivasi belajar dalam dirinya; 3. Peserta berjuang keras dalam mencapai prestasi lebih maksimal.

Pertama, kita menyetelkan film yang berjudul Olympic yang inti dari film tersbut adalah membuka paradigma dan memberi motivasi kepada peserta bahwa orang dengan segala keterbatasan mampu menunjukkan kemampuan dan keahliannya untuk meraih prestasi di ajang olympic yang pesertanya orang cacat. Kedua, menjelaskan definisi motivasi. Menurut Ferdinand Foch Motivasi ialah: “Senjata yang paling ampuh di dunia adalah jiwa manusia yang terbakar menyala-nyala”. Intisari dari Motivasi itu sendiri ialah 1. Sesuatu yang member daya dorong dalam diri kita untuk melakukan sesuatu; 2. Motivasi mengalahkan ketakutan, kemalasan dan rasa pesimis; 3. Motivasi dating dari factor eksternal dan internal, dan pengaruh terbesar dating dari motvasi internal.
Ketiga, menjelaskan arti pentingnya motivasi itu. Motivasi yang terjaga sangat mendukung keberhasilan dalam belajar dan mencapai cita-cita yang diinginkan. Berikut rumus dari motivasi ialah
“IQ + Motivasi tinggi = Prestasi tinggi, IQ tinggi + 0 motivasi = Prestasi rendah, IQ biasa + Motivasi tinggi = Prestasi tinggi, IQ rendah + Motivasi rendah = Prestasi rendah”.
Keempat, menjelaskan motivasi berperan sebagai motor penggerak


 







Kelima, menjelaskan 2 macam motivasi yakni Motivasi Eksternal dan Motivasi Internal. Motivasi Internal adalah motivasi dalam diri berupa keinginan yang kuat untuk mengikuti dan menghargai segala kegiatan yang berhubungan dengan proses belajar. Motivasi Eksternal adalah Motivasi dalam diri yang dipengaruhi oleh :
1.  Lingkungan budaya atau kebiasaan;
2.  Keluarga dan tuntutannya, mis : pendisiplinan, keteraturan, ambisi orang tua;
3.  Sekolah dengan sistem dan tuntutan pendidikannya.
Keenam, menjelaskan kategori motivasi menurut Menurut Waldi, ada 4 kategori motivasi dalam mencapai suatu prestasi :
1. Achiever
      Ingin unggul dlm persaingan dan kompetitif. Motivasi ini dipengaruhi oleh teman dan keluarga.
2. Sociable
     Memiliki semangat kebersamaan. Lebih menyukai keberhasilan belajar bersama.
3. Conscientious
    Contoh : Ada Siswa yang belajar hanya jika mendapat petunjuk yang jelas dan terikat pada peraturan.
4. Curious
    Contoh : Siswa yang selalu ingin tahu, ingin selalu berkembang dan menyukai tantangan hal-hal baru.
Ketujuh, menjelaskan bagaimana caranya mempertahankan motivasi itu. Adapun caranya ialah 1. Menerima kenyataan diri; 2. Mendalami kemampuan diri dan menggunakannya tanpa merasa terpaksa; 3. Berani menentukan pilihan dan keputusan tentang masa depannya secara bertanggung jawab; 4. Menjalin komunikasi yang baik dengan siapapun.
Kedelapan, melihat cuplikan film dengan judul base ball. Kesembilan, menjelaskan refleksi dari motivasi antara lain 1. Selalu berusaha dan bekerja keras serta tidak mudah putus asa; 2. Tetap semangat dalam situasi apapun. Kesepuluh, Kesimpulan dalam materi dengan tema motivasi diatas ialah 1. Kita memerlukan motivasi untuk berjuang; 2. Motivasi adalah motor penggerak agar kita mempunyai kekuatan mencapai cita-cita; 3. Motivasi mengalahkan rasa takut, kemalasan dan sikap pesimis; 4. Motivasi internal adalah yang terbaik agar dapat terus berjuang mencapai cita-cita.
Sekian dan Terima Kasih
Salam Sukses Selalu
Pada saat menjelaskan materi tentang motivasi ada beberapa peserta yang berusaha mengeluarkan suara tidak enak didengar yang bias menggangu konsentrasi. Seperti Anda tidak professional, Anda belum membuktikan saja tapi sudah banyak omong. He he he betapa semangatnya kami untuk membuktikan kalau kami mampu untuk menguasai jalannya cara dan membuat peserta terpana. Ada juga beberapa peserta yang bertanya tentang motivasi itu bias hilang nggak ya? Kami jawab motivasi tidak bisa hilang selagi kita masih hidup, tetapi motivasi itu bersifat tidak tetap, bisa naik dan turun tergantung Si individu itu sendiri menjalaninya. Kami mencoba bertukar pikiran dengan peserta dan alhamdulilah banyak yan respon dan mengemukakan pendapatnya. Peserta tampak senang dengan materinya karena ada peserta yang asli anak luar jawa yang ingin belajar di kota Yogyakarta dengan perasaan semangat kemudian kami sentuh dengan kata-kata seperti berjuanglah dan lakukan yang terbaik untuk orang-orang yang anda sayangi kami lihat peserta tampak tenang dan ada yang meneteskan air mata. Syukurlah, kami bisa belajar untuk memahami dan memaknai arti apa itu kesempatan, menggali impian demi mempertahankan motivasi untuk mencapai cita-cita yang diinginkan dan arti pentingnnya memotivasi orang dengan tujuan ketika kita keadaan lemas, kurang semangat kita akan dimotivasi orang lain. Ibarat sepeti pepatah “Siapa yang menanam pasti akan menuai hasilnya”. Beberapa hal duka yang saya rasakan antara lain repot, capek, menguras banyak energy, sulitnya meminta izin dari atasan kerja, perasaan tertekan, sulitnya mencari materi kemudian mensinkronkan dengan game dan film. Sungguh luar biasa bisa melewatinya.
 Alhamdulilah peserta yang hadir berjumlah 23 orang belum termasuk 2 dosen, jadi totalnya berjumlah 25 peserta. Kami merasakan setelah presentasi selesai banyak dari peserta yang bersemangat dan mengajak berjabat tangan mengucapkan kata-kata terima kasih atas ilmu yang telah didapat.
Berikut adalah penjelasan tentang Motivasi melalui media film dengan judul Olympic dan Base Ball. Film yang berjudul Olympic mendeskripsikan bahwa Setiap manusia adalah sukses. Film tersebut mengisahkan orang yang mempunyai anggota tubuh yang tidak sempurna saja bisa menunjukkan kemampuan, bakat, dan keahliannya untuk berprestasi melalui ajang Olympic. Hal tersebut tidak lepas dari jasa seorang pelatih, yang mana seorang pelatih selalu membakar semangat anak didiknya, memasukkan hal-hal positif untuk terus mencoba sampai berhasil, seperti kata-kata kamu pasti bisa? Kamu adalah hebat? Kamu adalah hero bagi orang-orang yang kamu cintai? Dan sebagainya. Film tersebut benar-benar menyentuh bagi kami, apalagi untuk orang yang mempunyai anggota badan sempurna. Orang yang sempurna mestinya lebih bisa dari mereka yang tidak sempurna bukan? Ayo kawan kita satukan semangat untuk terus berjuang melakukan sesuatu yang terbaik demi orang-orang yang kita sayangi. Kita pasti bisa? Amien.
Film yang berjudul Base Ball mendeskripsikan bahwa Motivasi itu terus tumbuh jika kita mau berproses dan komitmen demi kepentingan bersama (Unity is power). Film tersebut mengisahkan ada seorang pemuda yang menjadi kapten dalam suatu tim base ball yang termotivasi ingin meningkatkan kemampuan dan bakatnya agar dalam bertanding nantinya bisa menang. Sang pemuda tersebut dibimbing dan di latih oleh seorang pelatih yang handal. Pelatih memaksanya untuk berlatih dengan membopong seorang pemuda yang berat badannya 73 kg yang di luar dugaan sang pemuda tersebut bisa melakukannya dan teman-teman serta pelatihnya sampai terheran bisa melakukan hal yang di luar nalar sangat sulit untuk dilakukan. Film diatas mengisyaratkan supaya kita mempunyai jiwa dan semangat pantang menyerah, seorang pemenang tidak akan berhenti jika belum meraih apa yang diimpikannya.

Sumber Film:
Semarang Liar. 2010. Video Motivasi: Olympic. You Tube.com
Terang, Prabu. 2013. Video Motivasi Base Ball Leader Perjuangan. You Tube.com

GAME MOTIVASI DALAM MENCAPAI PRESTASI
Tujuan Game                        : Menumbuhkan dan mendorong seseorang untuk mau melakukan sesuatu yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya.
Peralatan Yang Digunakan            : Meja 3, Kursi 25, Kartu Domino, Kamera, LCD dan layar, Laptop, Hadiah bagi peserta pemenang/peserta yang kreatif dan komunikatif. Spidol, Bolpen, Kertas kecil dll.
Jumlah Peserta                    : 23 orang
Waktu Yang Dibutuhkan     : 30 menit
Prosedur Game                    :
1.    Dimulai dengan kartu yang ada bulatan besar 2 berwarna merah, putaran searah jarum jam;
2.    Jika tidak punya kartu yang sesuai, mengambil kartu yang di tengah. Jika tetap tidak sesuai “pas” dilanjutkan sebelahnya dst;
3.    Dibeberapa kartu ada tugas, kerjakan sesuai yang tertulis, saat kartu tersebut di pasang;
4.    Jika kartu ditangan sudah habis dan permainan masih berlangsung, ambil kartu tengah dan dilanjutkan permainan, kecuali kartu ditengah sudah habis dilanjutkan dengan pemain yang ada;
5.    Jika pemain tinggal satu dan masih ada kartu ditangan, maka dia harus menyelesaikan permainan sendiri;
6.    Sisa kartu yang tidak terpakai itulah jumlah poin yang anda punya, semakin sedikit poin yang ada maka anda bisa memenangkan permainan;
7.    Semua harus bekerja sama agar karu bisa habis dan tugas bisa diselesaikan.
8.    Peserta dibagi 3 kelompok dengan kursi posisi melingkar dan meja di tengah;
9.    Setiap kelompok mendapat 1 box kartu domino;
10. Instruksinya adalah Setiap peserta harus memainkan kartu dominonya, ada beberapa kartu yang berisi pesan. Bagi peserta yang mendapatkan kartu yang ada pesannya maka, harus mau melakukannya dengan kerelaan hati. Trainer harus memotivasi agar peserta mampu menghabiskan kartu dominonya yang telah dibagi ke setiap peserta.
11. Pemenang mempunyai sisa kartu domino paling sedikit dan berhak mendapatkan hadiah yang sudah disiapkan oleh trainer.
12. Pada akhir game, trainer harus menanyakan tentang tujuan dari game supaya peserta mendapatkan insight (pencerahan) dan memahami hubungan game dengan materi yang telah disampaikan oleh trainer dan memahami hubungan game dengan kehidupan sehari-hari.
13. Peserta diberikan waktu untuk bertanya lalu pertanyaan ditampung dahulu terus dijawab oleh trainer.
Diskusi                             :
1.    Kelompok pemenang adalah yang bisa menghabiskan seluruh kartu domino tiada tersisa. Tanyakan apa hubungan antara setelah bermain dengan kehidupan sehari-hari;
2.    Kelompok yang pemimpinnya/anggotanya kurang peduli maka sisa kartu dominonya akan paling banyak dan kurang rapi;
3.    Bila ada peserta yang pada waktu bermain mendapatkan kartu yang berisi pesan maka, peserta yang lain wajib menyuruhnya untuk melakukannya sebisa mungkin dengan maksimal;
4.    Bila ada kelompok yang pasif dan hanya melakukannya dengan asal-asalan maka, tanyakan apa alasannya mengapa demikian. Diskusikan dan buat strategi yang seindah mungkin guna menghidupkan kekompakan dan komunikasi dengan baik

Berikut adalah lampiran dari presentasi kami:
1.

2.

3.

4.  
5.
6.


Daftar Pustaka :
Esti, Sri. 1989. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Grafindo.
Sardiman, A, M. 1990. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.
Waldi. 1990. Motivasi Dalam Belajar.Jakarta: P2LPTK.
.


2.    Judul ringkasan Artikel yang sudah dipublikasikan di Majalah Move On antara lain :
a.    Stress Dampak Perubahan Situasi Kerja, alamat URL: moveon.psikologiup45.com/2015/09/stress-dampak-perubahan-situasi-kerja.html (Label Psikologi Industri)
b.    Budidaya Sirsak Madu Yang Manis, alamat URL:
 moveon.psikologiup45.com/2015/09/budidaya-sirsak-madu-yang-manis.html (Label Psikologi Lingkungan)
c.    Puluhan Ribu Padati GL Zoo Hari Ini, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/puluhan-ribu-padati-gl-zoo-hari-ini.html (Label Psikologi lingkungan)
d.    176 Ha Tanaman Padi Terancam Puso, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/176-ha-tanaman-padi-terancam-puso.html (Label Psikologi Lingkungan)
e.    Hidroponik Cocok Untuk Gunung Kidul, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/hidroponik-cocok-untuk-gunung-kidul.html (Label Psikologi Lingkungan)
f.     Brubuh Kearifan Lingkungan Kian terkikis. Alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/brubuh-kearifan-kian-terkikis.html (Label psikologi Lingkungan)
g.    Dampak Duplikasi Dalam Beribadah, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/dampak-duplikasi-dalam-beribadah.html (Label Psikologi Umum)
h.    Motivasi Kerja, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/motivasi-kerja.html (Label psikologi Industri)
i.      Sokonilo Kembangkan Tanaman Obat, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/sokonilo-kembangkan-tanaman-obat.html (Label Psikologi Lingkungan)
j.      Mengatasi Hujan Dengan Tritisan, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/09/mengatasi-hujan-dengan-tritisan.html
(Label Psikologi Lingkungan).

3.    Judul ringkasan Artikel dengan Label Peer Cure antara lain:
a.    Tantangan Dunia Kerja Bagi Seorang Fresh Graduated, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/tantangan-dunia-kerja-bagi-seorang-fresh-graduated.html
b.    Perkembangan Dewasa Budi, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/perkembangan-dewasa-budi.html
c.    Motivasi Sosial, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/motivasi-sosial.html
d.    Motivasi Sosial II, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/motivasi-sosia-iil.html
e.    Kesulitan Membaca Dan Menulis Anak SD, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/kesulitan-membaca-dan-menulis-anak-sd.html

f.     Kebijakan Bari Di Industri Perbankan, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/kebijakan-baru-di-industri-perbankan.html
g.    Profesi Security Bagi Kaum Hawa, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/pofesi-security-bagi-kaum-hawa.html
h.    Anak SD Perlu Perhatian Extra, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/anak-sd-perlu-perhatian-extra.html
i.      Pertemuan Dua Sejoli, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/pertemuan-dua-sejoli.html
j.      Mengatasi Tekanan Darah Tinggi Atau Hipertensi, alamat URL:
moveon.psikologiup45.com/2015/10/mengatasi-tekanan-darah-tinggi-atau-hipertensi.html

4.    Judul Lomba : “MEMAKNAI PENDIDIKAN NASIONALISME DI INDONESIA.” Alamat URL: moveon.psikologiup45.com/2015/10/memaknai-pendidikan-nasionalisme-di-indonesia.html

5.    Lembaga/komunitas yang sudah saya ajak MOU untuk kegiatan kliping antara lain: Fotokopi Purnama Prambanan, Jl. Piyungan-Prambanan No.120 Sleman, Masjid Al Hidayah Glodogan klaten Selatan Klaten, Kantor PNM ULaMM Prambanan Sleman.

6.    Nama Saya Jati Pramono, tinggal di daerah klaten selatan, 26 tahun yang lalu. Awal mula Saya memutuskan untuk melanjutkan study ke Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dikarenakan waktu kerja yang tidak on time yang sering pulang malam dan tidak ada aktivitas. Saya mencoba browsing internet mencari sekolah yang membuka kelas karyawan pada pukul.18.00 WIB. Saya mendaftar lewat on line kemudian langsung ke sekolahnya untuk menindaklanjuti proses pendaftaran menjadi mahasiswa UP 45 Yogyakarta. Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman kerja, saya mengambil jurusan psikologi. Hal ini dikarenakan karena saya berkecimpung kerja yang banyak menggunakan bidang psikologis karena berhubungan dengan banyak orang.

Bidang psikologis ternyata tidak mudah dan membutuhkan syarat-syarat tertentu untuk dapat ahli antara lain mempunyai sikap empati yang tinggi, lebih banyak menjadi pendengar daripada berbicara, suka membantu orang lain yang lagi kesulitan dan yang tidak kalah pentingnya adalah pandai memahami karakter orang. Ketika pertama kali melihat bangunan dan kelengkapan yang dimiliki UP 45 Yogyakarta, awalnya saya ragu karena sebelumnya pernah sekolah di PTN beberapa tahun lalu yang bangunan dan kelengkapannya memadai sehingga sangat membantu mahasiswa/i untuk berkembang. Seiring berjalannya waktu saya merasakan situasi dan kondisi yang berbeda bersekolah di UP 45 Yogyakarta. Mengapa demikian? Karena dosen UP 45 Yogyakarta perhatian, baik dan bisa diajak musyawarah ketika mahasiswa/i karyawan sedang mengalami kesulitan dan member solusi setiap permasalahan yang dihadapi anak didiknya.

Banyak hal yang saya dapatkan bersekolah di UP 45 Yogyakarta seperti Ilmu psikologi yang bisa membantu saya memecahkan setiap permasalahan yang saya hadapi ketika bekerja, menumbuhkan kreativitas yang selama ini terpendam, mengasah sikap empati dan peduli terhadap sesama, kesesuaian teori dan praktek di lapangan dalam hal bidang psikologi dan masih banyak lagi. Selama 2,5 tahun ini bersekolah di UP45 Yogyakarta ada beberapa hal yang membuat saya bangga antara lain alhamdulillah mendapatkan bea siswa PPA tahun 2014 dengan usaha sendiri, pernah mendapatkan IP 4,00 dan bersamaan dengan penilaian kinerja di tempat saya bekerja dengan nilai hamper sempurna yakni 4,8 skala 5,00, sungguh suatu hal yang menggembirakan bagi saya untuk terus berkembang dan melecut semangat saya dalam belajar sambil bekerja. Impian Saya di tahun 2016 adalah saya ingin lulus cepat selama 3,5 tahun Cum laude dan di waktu bersamaan keterima bekerja di tempat kerja yang selama ini saya cita-citakan. Amien. Keluarga sangat berharap dan mensupport agar saya bisa menyelesaikan study dengan tepat waktu dan meraih apa yang saya cita-citakan. Terima Kasih Saya tujukan kepada keluarga yang selalu mendukung untuk terus bertahan, berkembang dan menjadi insane yang bisa bermanfaat bagi semua orang, dosen-dosen yang selalu mengarahkan dan membimbing saya untuk terus lebih baik dan teman-teman seangkatan maupun teman kantor yang telah membantu saya apabila saya sedang kesulitan. Salam sukses untuk semua.

Terima Kasih

0 comments:

Post a Comment