10.10.15


Knowledge is Dead, Focus on passion-based Learning

M.Melinda Rahail
Fakultas Psikologi. Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Orang sering kali dengan cepat memberi cap pada seseorang dengan ukuran kemampuan seperti bodoh atau cerdas atas nama kualitas  pendidikan. Padahal hal tersebut belum sepenuhnya benar, buktinya ada banyak ilmuan hebat yang dianggap tidak berkemampuan saat berada di bangku sekolah seperti Isaac Newton, Albert Einstein dan Thomas Alfa Edison. Sebenarnya ada sebagian orang yang mungkin prestasinya kurang memuaskan di bidang pendidikan (bangku sekolah) namun mereka unggul bahkan menjadi yang terbaik di bidang lain, seperti menjadi pemain film, penyanyi atau pencipta lagu.

Tetapi begitulah cara pandang sebagian besar orang, mereka hanya memandang sebelah mata atau bahkan tidak memerdulikan kemampuan lain orang tersebut dan terus saja mengukur tingkat kemampuan berdasarkan kualitas pendidikannya saja. Padahal menurut penelitian, sekarang ini pengukuran tingkat IQ saja belum memastikan. Walaupun bukti pengukuran tingkat IQ menunjukan bahwa ia memiliki IQ diatas rata-rata, namun jika kemampuannya dalam berinteraksi, dalam bernyanyi dan bersosialisasi rendah maka ia akan belum bisa di katakan cerdas. Jadi, setidaknya ada balace diantara hal-hal tersebut.
Perbadingan- perbadingan kemampuan tersebut terjadi setiap saat dan paling sering di lingkungan pendidikan.
Cara mengatasinya:
Sekolah seharusnya sudah harus mengedepankan eksplorasi passion (kebiasaan, penguatan,dan kemampuan) sebagai titik awal belajar bukan pemaksaan untuk menghafal dan berkompetisi dalam kemampuan kemudian membedakan/membandingkan kemampuan anak didik.
Orang-orang sudah seharusnya berpikir cerdas dengan tidak secepatnya mengukur kemampuan seseorang berdasarkan kualitas pendidikan. Karena, walaupun ia cerdas tetapi anti social maka ia akan sulit berinteraksi, kurang peka, dan sulit menjelaskan pendapatnya pada orang lain karena ia kaku.


Sumber: (Rene Suhardon) .Kompas.30 Mei 2015. Halaman 35

0 comments:

Post a Comment