20.10.15

Kepuasan Kerja
Umi Fatimah
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Bekerja adalah sebuah kesempatan untuk menggunakan keterampilan – keterampilan dan kemampuan kita dan kesempatan untuk merasa berhasil dan efektif. Bekerja juga memberikan konteks dalam menjalin hubungan yang bermakna dengan orang lain. Bahkan bekerja adalah bagian vital dari hidup yang baik dan mamuaskan (Scollon & King, 2004 dalam Laura A. King, 2010).

Setiap manusia pasti tidak lepas dengan yang namnya bekerja, karena bekerja manusia bisa mempertahankan hidupnya, tetapi salah satu makna bekerja bukanlah hanya untuk mencari uang tetapi untuk megembangkan bakat dan potensi yang telah dimiliki. Seperti yang dialami Rita bukanlah nama yang sebenarnya, ia bekerja sebagai seorang guru tari disekolah dasar. Tujuan ia bekerja ingin menyalurkan bakat yang telah dimiliki kepada anak didiknya. Ia ingin melihat anak didiknya bisa mempunyai potensi sejak dini, dengan begitu anak akan lebih mudah menggalih atau mencari potensinya sendiri.

Rita adalah seorang ibu rumah tangga yang tadinya bekerja disebuah perusahaan dijogya, walaupun pengahasilannya sudah lumayan memuaskan tetapi karena waktu yang ia keluarkan pun terlalu banyak, sehingga ia memutuskan untuk keluar dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginanya. Akhirnya ia menggalih potensinya yang telah dimiikinya sejak dulu yaitu menari. Ia magang sebagai guru tari di SD yang sekarang ia tekuni, ia mengerjakan pekerjaan ini dengan sungguh – sungguh. Rita pun merasa lebih enjoy dengan pekerjaan yang dikerjakan saat ini karena ia merasa bangga dan puas akhirnya apa yang telah menjadi harapanya menjadi kenyataan. Ada sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa Kepuasan kerja tidak tergantung pada besarnnya gaji, tetapi lebih kepada persepsi pekerja bahwa apa yang diterimanya adil.(Cohen-charash & spector, 2001).
Walaupun rita sudah mendapatkan gaji yang banyak diperusahaan tesebut, tetapi ia lebih suka bekerja ditempat yang ia kerjakan selama ini, Sebab pekerjaan yang sekarang lebih santai dan waktu yang ia keluarkan pun sesuai dengan apa yang ia inginkan.
Menurut ilustrasi diatas penulis memprediksikan ketika seseorang bekerja hanya melihat dari sisi penghasilannya saja, pasti ia tidak akan lama bekerja karena penghasilan yang banyak juga melihat berapa banyak waktu kita yang dihabiskan untuk bekerja. Tetapi sebaliknya ketika seseorang bekerja untuk mengeluarkan dan mengembangkan potensi, ia akan merasa senang bekerja dan ia pun akan lebih menikmati pekerjaannya.
Sebaiknya setiap orang itu memikirkan sisi positif dan negative dalam bekerja, karena tanpa dilihat dari sisi negative maka orang tersebut akan merasa dirugikan oleh perusahaan. Jangan  pula hanya dilihat dari sisi positif yang hanya melihat penghasilan yang ia dapatkn lebih banyak.


Daftar pustaka:
Laura A. King (2010), Psikologi Umum: Sebuah pandanagan apresiatif. Terj. Marwensdy, B. Jakarta: Salemba Humanika



0 comments:

Post a Comment