20.10.15

" KEBIJAKAN BARU DI INDUSTRI PERBANKAN TAHUN 2014 "



KEBIJAKAN BARU DI INDUSTRI PERBANKAN TAHUN 2014


Jati Pramono
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 
Yogyakarta
 
 
       
Agustinus (nama samaran) usia 35 tahun seorang Kepala remedial cabang solo yang bekerja di sebuah bank milik pemerintah sebut saja Bxx ,Sudah bekerja selama 3 tahun di divisi Remedial/Pengembalian asset perusahaan. Keseharian pekerjaannya bisa dikatakan sangat menyita pikiran dan waktu karena harus mencapai target yang ditetapkan perusahaan tempat ia bekerja. Ia setiap hari bertemu dengan nasabah yang mengalami keterlambatan pembayaran angsuran tiap bulannya. Selama Ia bekerja, Ia telah menunjukkan performa yang bagus dengan pencapaian target NPL <3,00% dan PAR < 10% per bulannya.

 Bulan ini perusahaan mengeluarkan memo terkait dengan jobdesknya, memo itu berisi tentang surat teguran bahwa nasabah diharapkan melakukan pembayaran angsuran bulanan maksimal tanggal 28 setiap bulannya. Hal tersebut dirasa perlu bekerja secara ekstra karena ia harus menyusun strategi khusus dan berkoordinasi dengan para bawahannya untuk mengarahkan nasabah untuk membayar angsuran maksimal tanggal 28. Para bawahannya pun kebetulan kompak dan saling bertukar pendapat  mengenai solusi yang akan digunakan dalam menangani persoalan ini. Misalnya dengan membuat form kunjungan nasabah yang jatuh tempo pembayarannya mendekati tanggal 28 yang berisikan memo kebijakan baru, saran dan kesan bagi nasabah .Hal ini sangat mempererat hubungan antara atasan dengan bawahan . Hal tersebut sesuai dengan teori Manajer Y bahwa orang berusaha mencari tanggung jawab dan motivasi dapat hadir dengan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengusulkan solusi permasalahan yang kreatif dan berguna. Para manajer ini berasumsi bahwa orang memiliki potensi kreativitas dan intelektual yang dapat menguntungkan bagi organisasi.
Pengendalian yang bisa dilakukan Agustinus yaitu perlu dilakukan rapat koordinasi tiap bulannya guna mengevaluasi kinerja bulan lalu demi tercapainya target di bulan berikutnya. Yang lebih utama adalah menanamkan kebiasaan bersyukur atas a hasil  yang sudah kita kerjakan dengan semaksimal mungkin  selama tiap bulannya dan berusaha membuat terobosan dan inovasi baru guna mendongkrak kinerja yang lebih baik.
Prediksi yang akan terjadi ialah dengan menjalin kerja sama dan komunikasi yang baik dan kompak dalam bekerja akan menghasilkan suatu rasa kebersamaan sehingga pekerjaan yang dihadapi menjadi ringan dan bukan hal tidak mungkin jika agustinus dan para bawahannya akan berkontribusi besar di perusahaan tempat ia bekerja.


Daftar Pustaka

King, L. A. (2010). Psikologi umum: Sebuah pandangan apresiatif. Terj. Marwensdy, B. Jakarta: Salemba Humanika.

 


0 comments:

Post a Comment