22.10.15

Bagaimana Meningkatkan Motivasi Diri Sendiri

Muji Pambudi
Universitas Proklamasi 45
Fak.Psikologi

             Bp.A adalah seorang karyawan sebuah perusahaan Multinasional sebagai  Perawat kesehatan kerja yang tidak hanya menangani kegawatdaruratan medis, tetapi juga melakukan identifikasi bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh lingkungan kerja. Sebagai seorang karyawan perusahaan, Bp. A mempunyai tanggung jawab yang cukup besar, baik dari segi administrasi maupun pekerjaan dilapangan. Banyak hal sudah diselesaikan di lapangan kemudian harus di tuliskan secara detail sebagai bentuk laporan yang komplit. Semua dilakukan dengan motivasi yang tinggi dan hati yang senang, tetapi karena begitu banyak hal yang harus dilakukan, maka pihak manajemen menambah satu orang personil tambahan agar semua pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik.
             Nah disinilah sebab awal dari motivasi kerja Bp. A yang menurun, memang dari segi pekerjaan semua bisa tertangani dengan baik, adminitrasi bisa berjalan lancar dan pekerjaan di lapangan menjadi lebih terkontrol. Tetapi ada hal yang membuat motivasi kerja MM turun, yaitu bahwa gaji yang terima karyawan baru lebih tinggi daripada gajinya. Sebagai orang lama diperusahaan tentu saja hal ini dianggap tidak tepat. Bahwa orang yang baru diperusahaan mendapatkan gaji yang lebih baik dari pada orang lama. Hal ini kemudian A tanyakan ke manajemen perusahaan untuk mengklarifikasinya, jawaban perusahaan adalah bahwa pada saat masuk karyawan baru ini sudah berpengalaman di perusahaan yang lama dan Dia membuat penawaran gaji yang tinggi. Karena perusahaan membutuhkan orang baru di perusahaan yang sudah punya pengalaman kerja, maka perusahaan memenuhi sebagian permintaan dari Karyawan tersebut. Jawaban dari manajemen ini semakin membuat A merasa dianak tirikan, Motivasi kerjanya pun semakin turun. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Seperti dalam tulisan Walter C.Borman dalam “Hand book of Psychologi” dikatakan bahwa motivasi menghasilkan effort kerja, ketika motivasi seseorang turun maka effort kerja juga turun. Sedangkan menurut maslow disebutkan bahwa motivasi kerja ialah dorongan yang mendasari dan mengarahkan perilaku pada tujuan organisasi dengan tujuan peribadinya guna memenuhi / memuaskan dirinya (Maslow, 1994). Sehingga ketika tujuan pribadinya tidak terpenuhi maka motivasi kerja akan turun.
Ada begitu banyak solusi yang bisa diberikan untuk menambah motivasi diri kita atau karyawan , bisa dengan memberikan motivational quotes dari pemimpin terkemuka dan pengusaha sukses, ini bisa memacu orang untuk semakin bekerja dengan baik terlepas dari masalah yang dihadapi seperti 
"Success is not to be measured by the position someone has reached in life, but the obstacles he has overcome while trying to succeed." — Booker T. Washington
Bahwa keberhasilan seseorang tidak diukur dari posisi yang diraih atau hasil (gaji) yang di dapat, tetapi adalah bagaimana kita mengatasi hambatan yang ada pada saat kita mencoba meraih sebuah kesuksesan.
Selain itu, Kita juga harus memperhatikan apa saja aspek-aspek dari motivasi kerja? Berikut adalah ringkasan penelitian Pinto (2012) tentang motivasi dan persepsi kerja yang ditulis oleh Pramesti ayu winandita dalam blog : http://lintaskampusup45.blogspot.com/2013/01/sulitkah-mengukur-motivasi-dan-persepsi. yaitu aspek motivasi kerja ada 10, yaitu : security, advancement, type of work, company, co-worker, pay, supervisor, hours, working condition, dan benefits.
Sebagai seorang pekerja kita juga di tuntut untuk bekerja sesuai dengan posisi kita. Walaupun ada hal yang mengganjal, kita bisa melihat apakah ini salah satu cara  proses perusahaan untuk memajukan kita.
Kita juga melihat rekan sekerja co-worker sebagai salah satu motivator untuk diri kita sendiri. Keberhasilan mereka seharusnya menjadi cambuk untuk kita semakin maju.
Gaji adalah salah satu komponen/penghasilan yang diterima dari perusahaan, ada komponen/benefit lain juga yang bisa membuat kita menyadari bahwa perusahaan memberikan yang terbaik melalui cara yang lain, yang tidak diberikan kepada karyawan baru, seperti hak cuti yang lebih banyak, kemudahan mendapatkan jatah liburan dll
            Jika dengan hal tersebut diatas kita tetap merasa bahwa perasaan kita tidak puas dan motivasi kita tetap turun, maka kita bisa menyampaikan keluhan kepada atasan langsung dan menanyakan bagaimana planning kedepan untuk anda dari perusahaan, karena perusahaan biasanya sudah mempunyai rencana untuk karyawannya. Sehingga dengan jawaban tersebut bisa menentukan langkah kita dalam bekerja.

0 comments:

Post a Comment