28.9.15

Tragedi Angeline

Tragedi Angeline
Psikologi Umum
Fiki Fatimah
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
 
Kekerasan terhadap anak adalah perilaku tindak penganiayaan yang dilakukan oleh para orang tua, wali, atau orang lain terhadap anak-anak sepanjang mereka masih berstatus anak secara hukum. Bentuk kekerasan terhadap naka diklasifikasikan kekerasan secara fisik, kekerasan secara psikologi, kekerasan secara seksual dan kekerasan secara sosial.
Sembilan bulan dalam kandungan, ditimang dan disayang merupakan dambaan bagi semua anak-anak di dunia. Kecerian, tawa serta canda anak-anak menjadi pelangi dalam kehidupan di belahan dunia manapun. Namun hal ini menjadi bertolak belakang, dimana kecerian, tawa serta canda anak-anak berubah menjadi tangisan maupun kesedihan dengan adanya kekerasan terhadap anak bahkan kematian.
Angeline salah satu korban kekerasan yang dianggap sebagai anak yang tidak dikehendaki,pasalnya anak ini diduga dari masa konsepsi hanya karena ketidak tahuan orang tua dari anak ini pada  alat kontraseps menjadikan anak ini lahir dan hanya di tinggal di sebuah rumah sakit karena ketidak mampuan ekonomi orang tua.
Persoalannya bagaimana cara sederhana bagi orang tua atau pengasuh anak untuk mencegah perilaku kekerasan pada anak,antara lain :
·         Berpikirlah sebelum bertindak. Kita sebagai orang tua tentu harus bisa berpikir dengan jernih pada saat anak kita melakukan kesalahan, hukuman apa yang mungkin bisa mendidik anak agar tidak melakukan kesalahan lagi tanpa harus disertai dengan kekerasan.
·         Minta pendapat orang lain. Pada saat kita emosi sebaiknya kita menhindar dulu dari anak kita dan mintalah pendapat pada teman atau saudara kita bagaimana sebaiknya kita bersikap atau perbanyaklah membaca tentang tahap kembang tumbuh anak agar kita bisa memaklumi yang dilakukan oleh anak kita.
·         Luangkan waktu untuk istirahat. Menjadi orang tua memang tidak mudah, oleh sebab itu jika Anda merasa emosi Anda tidak stabil maka istirahatlah. Dengan begitu Anda bisa berpikir dengan jernih dan tidak melampiaskannya pada anak sehingga kekerasa bisa di cegah.
·         Awasi Permainan anak. Di zaman yang sudah canggih ini tentu anak akan dengan mudah mendapatkan games atau permainan, perhatikan permainan apa yang mereka mainkan. Jangan biarkan anak-anak melakukan permainan yang cenderung pada kekerasan karena hal itu akan tersimpan dimemori anak dan jika emosi anak tidak stabil maka ia akan melakukan seperti apa yang mereka lihat.
·         Laporkan. Jika anda melihat kekerasan pada anak dilingkungan Anda, beri pengertian kalau tidak bisa segera laporkan. Dengan begitu Anda sudah membantu mencegah kekarasan pada anak.
·         Aktiflah dikomunitas sosial. Jika Anda aktif dikomunitas sosial tentu akan menambah wawasan Anda bagaimana cara mendidik dan memahami anak kita, agar kita lebih mengerti dan sabar menghadapi segala hal yang dilakukan anak kita tanpa adanya kekerasan.


Sumber : Mohamad.Kartono . (2015) . cara orang tua mendidik anak tanpa kekerasan . Kompas . 19 Juni . Hal 8

0 comments:

Post a Comment