12.9.15

“KALI PEPE JADI LOKASI WISATA PERAHU HIAS MULAI 5 FEBRUARI”



YUDHA ANDRI RIYANTO
13.310.410.1044
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

Untuk memperingati tahun baru Imlek bulan februari 2015, PEMKOT kota solo menyiapkan bebagai rangkaian acara. Persiapan – persiapan tersebut diantaranya menyiapkan sejuta lampion, di Kelurahan Sudiroprajan yang mayoritas etnis Tionghua, umbul Mataram atau doa bersama yang mengarak tumpang berisi hasil bumi. Kegiatan persiapan yang paling menarik adalah kegiatan membersihkan kali PEPE yang nantinya akan di gunakan sebagai wisata perahu hias yang berlangsung tanggal 5 pebruari sampai 15 pebruari 2015.

Puncak acara dari imlek ini yaitu karnaval budaya Grebek Sudiro, yang dilaksanakan tanggal 15 pebruari 2015 pada hari minggu. Tidak kalah menariknya tema imlek pada tahun ini yaitu Manunggaling Budaya Nguri –uri Luhurring Bangsa. Tema tersebut berfilosofi karena ada dua etnis yaitu jawa dan cina untuk berbaur merayakan imlek.
Dari kutipan Suharno di media cetak Tribun solo tersebut dapat dipetik banyak kaidah antara lain: bagaimana seorang pemimpin dapat berpikir cerdas (PEMKOT SOLO) dalam mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan, mengargai perbedaan dan mensukuri rizki dari sang pencipta.
Kegiatan peduli lingkungan bisa dilakukan membersihkan sampah, dan membuang sampah pada tempatnya. Menghargai perbedaan beragama atau bersuku budaya adalah kegiatan yang baik untuk tetap menjalin hubungan baik sesama manusia. Semua kegiatan yang dilakukan saat dan sebelum merayakan tahun baru imlek di daerah kali Pepe solo tersebut baik di ajarkan pada anak sejak dini.

Sumber: Suharno (2015). Kali pepe jadi lokasi wisata perahu hias mulai 5 februari. Tribun Solo hal  7. Februari, 3, 2015.

0 comments:

Post a Comment