12.9.15

“”CEGAH EFEK PEMANASAN GLOBAL”




YUDHA ANDRI RIYANTO
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA


Dampak pemanasan global sudah dirasakan oleh masyarakat luas atau makhluk hidup di dunia ini. Dampak yang banyak terjadi adalah gangguan ekosistem, cuaca yang ektrem dan rusaknya system tata kelola air. Efek pemanasan global juga memicu terjadinya bencana alam antara lain banjir dan longsor.
Efek pemanasan global tersebut tidak bisa dengan mudah dihilangkan, adapun cara lain dengan memaksimalkan penanaman pohon.
Kontribusi pohon yaitu menurunkan tingkat emisi gas, tetapi juga menangulangi terjadinya bencana alam. Salah satu desa di Bantul yang mulai memaksimalkan penanaman pohon adalah desa Sumbermulyo Bambanglipuro, Bantul. Progam pemaksimalan penanaman pohon di desa bantul tersebut bermanfaat terutama dalam memperbaiki lingkungan. Penanaman pohon akan bermanfaat maksimal dan manfaat jangka panjang ketika dijadikan satu tradisi
Penerapan pendidikan lingkungan pada anak sejak dini, dan dilembaga PAUD, menjadi salah satu refrensi. Anak – anak usia dini akan lebih senang ketika pembelajaran dengan permainan, atau praktikum makro. Pembelajaran dengan cara makro bisa dilakukan dengan: menanam, menyiram, memupuk dan merawat. Pembelajaran dengan makro tersebut sudah cukup bagi anak – anak mempunyai landasan kuat dalam menyayangngi dan mencegah efek pemanasan global.
Alasan menerapkan pendidikan lingkungan pada anak usia dini atau didalam lembaga PAUD. Alasan penerapan ini adalah: menciptakan generasi sayang lingkungan sejak dini, dan  mencegah efek dari pemanasan global sejak dini.

Sumber :
(Roy) kedaulatan rakyat 21 April 2015

0 comments:

Post a Comment